Selasa, 31 Agustus 2010

Patutkah Aku Mengeluh??


Post by. tutup-kaca

Saya teringat pengalaman waktu lalu, waktu saya belum menerima kebutaan sebagai Berkat Tuhan. Karena sering mengalami hal-hal yang saya anggap menyakitkan baik fisik maupun mental dari minimnya ketajaman mata ini (yang sebenarnya hadiah dari Tuhan juga ), maka saya sering "protes" kepadaNya dan diiringi dengan keluhan pada diri sendiri dan hidup.

Hingga pada suatu hari Tuhan mengirimkan seseorang yang menyadarkan pada saya, betapa saya harus banyak bersukur, betapa saya tak pantas untuk mengeluh. Dia seorang perempuan 21 Tahun, sebut saja namanya "Bela" (bukan nama asli ). Bela datang pada saya bersama suster pedampingnya untuk belajar huruf braille. Yang membuat saya merasa kecil dan harus bersyukur adalah; Bela (akibat kecelakaan) bukan hanya buta, ia juga pengguna kursi roda, kedua tangannya baal
(saya lupa istilah kedokterannya, semacam kehilangan rasa bila memegang sesuatu benda). Padahal syarat utama untuk mengenal huruf timbul itu adalah kepekaan jari-jari kita. namun demikian, semangatnya untuk belajar huruf braille melebihi kekerasan baja sekalipun.

Beberapa bulan kemudian, Ibunda Bela datang kepada saya dan menceritakan semangat Bela sambil menitikan air matanya. "Ibu tak melarang dia terus belajar huruf Braille, tapi Ibu tak sampai hati melihat caranya belajar", begitulah kata Ibu Bela yang saya ingat. "memangnya bagaimana cara dia belajar Bu", tanya saya.

Ibu Bela bercerita bahwa dia sering melihat Bela dikamarnya sedang menciumi kertas timbul. Mula-mula Ibu Bela menyangka bahwa Bela sedang membaui kertas itu. Kebiasaan itu berlangsung beberapa hari, hingga akhirnya Ibu Bela mengetahuinya. "Karena Bela sulit sekali menggunakan jarinya untuk belajar huruf braille, maka dia menggunakan bibirnya sebagai alat peraba", Ibu Bela menjelaskan sambil terbata-bata.

Sungguh perempuan yang luar biasa. Saya malu pada Bela, pada diri sendiri dan Tuhan. Dalam keadaan yang semacam itu, Bela tak pernah mengeluh. Bahkan dia sering berkumpul dengan teman-teman berkursi rodanya dibeberapa rumah makan. Dia menjalani hidup dengan penuh sahaja. "Patutkah saya mengeluh", dalam hati saya. Saya masih ada kaki yang dapat berjalan, masih ada jari-jemari yang dapat membaca huruf braillle, masih dapat menuliskan dan mengirimkan email ini secara mandiri.

Teman-teman tercinta, kita akan segera keluar dari "perasaan" sengsara, mederita, sakit dlll, bila kita bisa bersyukur. bisa menerima diri kita apa adanya. Semoga demikianlah juga teman-teman semua. Jadi, bila teman-teman kesulitan untuk mengerti dan memahami sebuah buku setelah membacanya, janganlah mengeluh. Teruslah bersuyukur, karena masih ada seorang teman milis seperti saya yang untuk membaca buku saja harus melampaui beberapa tahapan;
(1)Buku dalam bentuk hard-copy discaning menjadi soft-file. hal ini bisa berlangsung berhari-hari, tergantung tebal tipisnya halaman.
(2) Setelah di edit di komputer, dokumen tadi di conversi kedalam huruf braille.
(3) Tahap akhir dicetak dengan embosser (printer braille) dengan menggunakan kertas yang ketebalannya minimal 120gram.

Apa pun yang menimpa kondisimu saat ini, tak menjadi masalah. Ketika engkau terbangun dari tidurmu, syukurilah, karena engkau masih dapat melihat indahnya warna-warni hiasan dan benda dikamarmu. Ingatlah saat yang sama teman-teman kita di Mitranetra, mereka tetap tersenyum walaupun seumur hidup mereka (beberapa orang) tak pernah melihat seberkas cahaya sekalipun dan tak pernah mengenal warna-warni seperti anda semua.

Teman-teman, Cintailah dirimu sendiri, yang ada padamu sekarang, adalah yang terbaik dalam rancanganNya, salam

Irwan Dwi Kustanto Direktur Yayasan Mitra Netra

LUCU YA...!!

Lucu ya
Uang Rp.20000 kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal masjid,
tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket.

Lucu ya
45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir,
tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan sepak bola.

Lucu ya
Betapa lamanya 2 jam berada di masjid,
tapi betapa cepatnya berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop.

Lucu ya
Susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa atau shalat,
tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan bila ketemu teman.

Lucu ya
Betapa serunya perpanjangan waktu pertandingan bola favorit kita,
tapi betapa bosannya bila imam shalat tarawih kelamaan.

Lucu ya
Susah banget baca Qur’an 1 juz 1 hari aja,
tapi novel best seller 100 halaman pun habis dilalap.

Lucu ya
Orang-orang berebut paling depan untuk nonton bola apalagi konser,
tapi berebut shaff paling belakang bila jum’atan agar bisa cepat keluar.

Lucu ya
Kita perlu undangan 3-4 minggu sebelumnya agar bisa disiapkan di agenda kita,
tapi untuk acara lain jadwal kita gampang diubah seketika.

Lucu ya
Susahnya orang mengajak partisipasi untuk dakwah,
tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gosip.

Lucu ya
Kita begitu percaya apa yang dikatakan koran,
tapi kita sering mempertanyaka apa yang dikatakan Qur’an.

Lucu ya
Semua orang ingin masuk surga tanpa harus beriman , berdakwah dan berjihad atau melakukan apa apa.

Lucu ya
Kita ngakunya Umat Muhammad, tapi idolanya david beckham.

Lucu ya
Pake baju koko berpeci atau jilbab panjang bergamis, kok malu,
tapi pake baju gaul funk-kis n sobek lagich , tanpa ragu ragu

SEBELUM KAMU MENGELUH

  1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali
  2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
  3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
  4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
  5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda. Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup
  6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat
  7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul
  8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yag tinggal dijalanan
  9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan
  10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.
  11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,
  12. Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !
  13. Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu
  14. Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan
  15. Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,
    Mereka cantik/tampan karena anda mencintainya,
  16. It's true you don't know what you've got until it's gone, but it's
    also true You don't know what you've been missing until it arrives!!!

sumber : www.iloveblue.com